SEJARAH KURIKULUM PADA ERA ORDE BARU (Kurikulum 1968)
A. Bagaimana sejarah kurikulum pada masa orde baru
Kurikulum pada masa orde baru terdiri dari kurikulum 1968 berisi kelompok pembinaan pancasila, pengetahuan dasar dan kecakapan khusus, penekananya hanya dalam segi intelektual lalu ada kurikulum 1975 ditekankan agar lebih efektif dan efisien berdasarkan MBO (Management by objective) selanjutnya kurikulum 1984 berisi proccess skill approach model CBSA (cara belajar siswa aktif) atau SAL (Student Active Learning), kurikulum 1994 berisi muatan nasional dan muatan lokal. Jenis pendidikan pada masa orde baru terdiri atas pendidikan formal, pendidikan informal dan pendidikan non formal. Berikut ini salah satu contoh sejarah perubahan kurikulum yang dirangkum Okezone sepanjang masa orde baru.
1. Kurikulum 1968
Kurikulum 1968 lahir pada zaman orde baru. Tujuan dari penerapan kurikulum
ini, yakni pendidikan ditekankan pada upaya untuk membentuk manusia Pancasila
sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan
jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan beragama. Oleh sebab itu, muatan
materi pelajaran bersifat teoritis, dan tidak mengaitkan dengan permasalahan
faktual di lapangan.Dari segi tujuan pendidikan,
kurikulum 1968 bertujuan bahwa
pendidikan ditekankan pada
upaya untuk membentuk manusia
pancasila sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan
jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan
beragama. Isi pendidikan diarahkan pada
kegiatan
mempertinggi kecerdasan dan
keterampilan, serta mengembangkan fisik yang sehat dan kuat.
Mengapa harus ada perubahan kurikulum?
Adanya perubahan zaman
diiringi perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi mengharuskan
adanya perubahan kurikulum. Itulah mengapa, menteri pendidikan kita
merubah kurikulum agar terjadi pemenuhan tujuanbpendidikan yang
sebenarnya yaitu untuk mendidik generasi baru dan mempersiapkan mereka untuk
membangun dunia.Sedangkan sistem pendidikan adalah suatu strategi
atau cara yang akan dipakai untuk melakukan proses belajar mengajar untuk
mencapai tujuan. Sistem pendidikan saat ini selalu berubah-ubah
dari tahun ke tahun. Karena sistem ini tidak efisien dan tidak
membantu pendidikan menjadi lebih baik.
Perubahan kurikulum didasari pada kesadaran bahwa
perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia tidak terlepas dari
pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, serta seni dan budaya. Bersifat politis dan dimaksudkan untuk
menggantikan Rencana Pendidikan 1964 yang dicitrakan sebagai produk orde
lama. Kurikulum ini bertujuan membentuk manusia Pancasila
sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan
jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan beragama.
Hamalik, Oemar. 2004.Model-Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PPs Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sanjaya, Wina. 2005. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Komentar
Posting Komentar